RSS

Thursday, July 8, 2010

Perang Akan Berlanjut, Israel Ungkap Penyebaran dan Posisi Hizbullah

Angkatan Pertahanan Israel pada hari Rabu kemarin (7/7) mengungkapkan foto udara situs-situs di desa al-Khiam di selatan Lebanon, di mana di daerah itu menurut IDF Hizbullah menyimpan berbagai senjata mereka dan bahkan kantor pusat serta pusat-pusat kontrol mereka.

Kolonel Ronen Marley, komandan brigade barat di perbatasan utara, mengomentari persenjataan Hizbullah : "Suatu kejadian dapat terjadi hari ini, atau setahun dari sekarang, Saya siap untuk jika hal itu terjadi secara tiba-tiba. Kami beroperasi dengan berbagai cara untuk menggagalkan aksi Hizbullah - jika salah satu harus dilakukan, dan kamiakan tahu bagaimana menanganinya."

Kolonel Marley menambahkan bahwa Hizbullah baru-baru ini telah mengumpulkan intelijen mereka untuk memantau kekuatan IDF, dan kadang-kadang mata-mata Hizbullah itu beroperasi dengan kedok warga sipil.

Sebuah sumber dari militer senior menyatakan bahwa peningkatan kerjasama antara Iran, Suriah dan Hizbullah telah memberi mereka keuntungan operasional dan meningkatkan efektivitas mereka menjelang bentrokan dengan pasukan IDF. Namun, IDF menekankan bahwa meskipun adanya laporan dari radar baru yang beroperasi di Suriah, hal ini tidak asing bagi mereka.

Materi berupa foto-foto yang disajikan oleh militer Israel mengungkapkan bahwa 23.000 penduduk tinggal di desa al-Khiam di mana tempat itu menjadi pusat operasi Hizbullah, sedangkan IDF sendiri menguasai zona keamanan di Libanon selatan.

Menurut informasi yang diperoleh IDF, Hizbullah kini menyiapkan diri untuk putaran pertempuran berikutnya dengan Israel .

IDF memutuskan untuk menyajikan informasi dalam rangka untuk menunjukkan lingkup kegiatan Hizbullah terhadap Israel, empat tahun setelah Perang Libanon Kedua berakhir.

Informasi tersebut juga mengungkapkan bahwa ratusan mortir jarak pendek dan roket telah disimpan di al-Khiam, dan seperti di masa lalu, sengaja ditempatkan berdekatan dengan lembaga-lembaga publik, sekolah dan fasilitas medis.

Sebuah sumber militer mengatakan kepada Ynet bahwa gambar dari al-Khiam tidak eksklusif, dan bahwa operasi serupa terjadi di seluruh area.

"Apa yang Anda lihat di desa ini, Anda dapat melihat di semua desa di Libanon selatan. Ada sekitar 20.000 aktivis yang bertugas, pada kenyataannya, untuk bertindak melawan pasukan IDF dari dalam desa. Ketika saatnya tiba, mereka akan menyerang pasukan kami dengan pertempuran sesungguhnya," kata sumber itu.(republika)

No comments:

Post a Comment