RSS

Thursday, June 3, 2010

Hizbullah Akan Tanggapi Israel dengan "Langkah Kongkrit"

Pimpinan gerakan perlawan Syi'ah Libanon, Hizbullah Hassan Nasrallah menyerukan unjuk rasa massal di Beirut pada hari Jumat ini (4/6) di mana ia akan mengumumkan "langkah-langkah serius" dalam menanggapi serangan mematikan Israel terhadap armada kebebasan yang membawa bantuan ke Gaza.

"Apa yang terjadi dengan armada Kebebasan, memerlukan sikap serius dan langkah-langkah konkrit, "kata Nasrallah dalam pidato di televisi Kamis kemarin (3/6) untuk menandai peringatan kematian pendiri Republik Syi'ah Iran, Ayatullah Ruhullah Khomeini yang ke 21.

Nasrallah mengatakan dia akan "mengumumkan posisi Hizbullah... kita semua harus mengambil tindakan dan bereaksi selama kampanye yang akan berlangsung Jumat malam di benteng Hizbullah di pinggiran selatan wilayah komunitas Syi'ah di kota Beirut.

Pimpinan Hizbullah mendesak semua warga Libanon, Palestina dan Arab dan Muslim di Lebanon untuk ambil bagian dalam demo akbar untuk menandai solidaritas dan dukungan bagi rakyat di Gaza yang terblokade, untuk para pahlawan di armada Kebebasan yang pulang dengan hidup khususnya untuk para aktivis yang syahid di kapal Mavi Marmara.

Para pengungsi Palestina di Libanon juga akan mengadakan aksi untuk menandai hari "kemarahan" pada hari Jumat ini dalam protes terhadap serangan mematikan Israel.

Ketegangan telah dipenuhi selama beberapa minggu terakhir antara Hizbullah dan Israel, yang telah menuduh faksi militan Syi'ah ini memiliki senajat jarak jauh berupa rudal SCUD dalam persiapan untuk konflik bersenjata baru dengan Israel.

Nasrallahmenolak untuk mengkonfirmasi atau membantah tuduhan itu tapi bulan lalu ia mengatakan, pejuang-pejuangnya itu akan menjadi bom militer, bagi warga sipil dan kapal komersial yang menuju negara Yahudi bila terjadi konflik baru.

Hizbullah yang didukung Iran bertempur dengan Israel pada tahun 2006 dan berhasil menang.(eramuslim)

1 comment: